Dekopin Berkolaborasi dengan CBI untuk Transformasi Digital Koperasi
DEKOPIN menggandeng Credit Bureau Indonesia (CBI) untuk memberikan dukungan layanan informasi perkreditan bagi koperasi.
Kini sektor koperasi Indonesia sudah mulai bergerak di sektor retail. Selain menguatnya layanan simpan pinjam. Mulai bergeraknya koperasi di ranah retail juga dilatarbelakangi oleh peluang yang menawarkan berbagai jenis produk konsumsi untuk para anggota koperasi.
Hal ini diungkapkan Dewan koperasi Indonesia (Dekopin) sangat yakin bahwa bergeraknya sektor retail pada koperasi Indonesia bisa bersaing dengan retail modern lainya.
Untuk memujudkan visinya Dekopin berkolaborasi dengan Credit Bureau Indonesia (CBI), atau yang sebelumnya dikenal dengan nama Kredit Biro Indonesia Jaya (KBIJ), untuk memberikan dukungan layanan informasi perkreditan yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku koperasi.
Menurut Direktur Utama CBI Agus Subekti perusahaannya memang telah berkomitmen untuk mendukung transformasi digital koperasi melalui edukasi dan layanan perkreditan. Seperti yang dikatakan Agus Subekti “Kegiatan perkreditan oleh koperasi akan menjadi lebih matang dalam perencanaan, prudent dalam pengambilan keputusan dan pemantauan kredit, serta kompetitif dalam kualitas layanan”.
Untuk menandai dukungan tersebut CBI dan Dekopin resmi bekerja sama dalam forum bisnis dan seminar perkoperasian yang diselenggarakan di Semarang. Keduanya menekankan perjanjian dengan misi transformasi digital di Indonesia yang menjadi penanda bahwa transformasi digital koperasi akan segera dilaksanakan.
Dengan menggandeng CBI sebagai langkah strategis Dekopin dalam rangka mewujudkan tugas dan fungsinya. Perjanjian yang terjalin antara Dekopin dan CBI membuat semuanya menjadi lebih tepat sasaran dari segala sisi seperti pemberian fasilitas pembiayaan, pengembalian dan serta meningkatkan kepuasan bagi para anggota koperasi Indonesia.
How can we help?
Connect with our Business Development team and we’ll help you to find the right solutions that suitable to your business needs.