SWA
2 Aug 2025

CBI Raih Penghargaan Best Innovation in Data-Driven Finance di BRAVO 500 Summit 2025

Share Post:

Cedit Bureau Indonesia (CBI) meraih penghargaan Best Innovation in Data-Driven Finance dalam ajang BRAVO 500 Summit 2025, sebuah forum bergengsi yang membentuk arah masa depan ekonomi digital dan inovasi keuangan di Indonesia.

Acara ini diselenggarakan oleh XLSmart — perusahaan telekomunikasi hasil merger antara XL Axiata dan Smartfren — dan menghadirkan para pengambil keputusan, regulator, serta pimpinan teknologi dari berbagai sektor industri.

“Penghargaan ini mencerminkan kerja keras seluruh tim kami dan kepercayaan yang telah diberikan oleh para mitra. Di CBI, kami percaya bahwa data bukan hanya sekadar alat bantu, tetapi fondasi untuk pengambilan keputusan keuangan yang lebih cerdas dan bertanggung jawab,” ujar Anton K. Adiwibowo, Direktur Utama CBI.

Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas komitmen CBI dalam mendorong transformasi digital di sektor keuangan melalui pemanfaatan kecerdasan data dan inovasi yang bertanggung jawab.

Berbagai solusi yang ditawarkan CBI dirancang untuk memberdayakan lembaga keuangan dengan alat bantu pengambilan keputusan yang lebih presisi, prediktif, dan inklusif.

Dalam forum tersebut, Anton juga hadir sebagai pembicara dalam diskusi panel bertajuk “AI Models to Assess Customer Creditworthiness, Predict Defaults, and Competitor Insights”. Ia memaparkan bagaimana CBI memanfaatkan teknologi machine learning dan data yang diperkaya — meliputi lebih dari 500 fitur perilaku dan demografis — untuk meningkatkan akurasi deteksi risiko serta menyempurnakan pemodelan skor kredit.

Model-model itu, katanya, dirancang agar dapat disesuaikan dengan risk appetite dan kebutuhan spesifik masing-masing lembaga keuangan, sehingga mampu mendukung proses akuisisi, pemantauan, hingga collection.

Ia menambahkan, “Tujuan kami adalah membantu lembaga — baik bank, fintech, maupun multifinance — untuk mengambil keputusan yang lebih cepat dan cerdas melalui pemanfaatan insight real-time yang diperkaya. Kami terus mendorong batas inovasi AI di sektor keuangan secara bertanggung jawab.”

Hanya sebulan sebelumnya, CBI juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama Strategis dengan Kementerian Koperasi dan UKM dalam peluncuran layanan CBI SME Bureau — sebuah inisiatif kolaboratif yang menandai langkah penting dalam memperluas akses layanan informasi perkreditan UMKM secara daring yang kredibel dan terintegrasi.

Anton mencatat bahwa sektor UMKM menyumbang 61,8% terhadap PDB Indonesia dan menyerap 97% tenaga kerja nasional, menjadikannya fondasi penting bagi ekonomi nasional yang perlu didukung dengan infrastruktur data dan analitik yang solid. (*)

Share Post:

How can we help?

Connect with our Business Development team and we’ll help you to find the right solutions that suitable to your business needs.