24 Sep 2025

CBI SME Bureau Menjadi Solusi Cerdas untuk Manajemen Risiko Kredit di Ekosistem Bisnis Logistik

Bagikan

Link Copied

Bekasi, 19 September 2025 – CBI SME Bureau hadir dalam National Logistics Community (NLC) merayakan hari jadinya yang ketiga mengusung tema “Stronger Than Ever” di Hotel Santika Premiere, Kota Harapan Indah Bekasi (19/9). Acara ini terdiri atas dua sesi diskusi bertemakan perlindungan hukum di industri logistik dan pentingnya keselamatan angkutan barang.

Diskusi sesi pertama menghadirkan Reza Novandi – Managing Partner RINCO Lawyers “Strategi perlindungan hukum bagi pengusaha logistik”, Tiffany Octaviana – Head of SME Bureau Credit Bureau Indonesia “Legal background chek kondisi keuangan mitra bisnis”, Diandra Bernadin – Head of Marketing Jack “Solusi pengiriman uang: aman & hemat”, Kelik Eko Raharjo – CEO GLR Group “Pentingnya sertifikasi ISO bagi perusahaan logistik”.

Kemudian pada diskusi kedua menghardikan Beni Cahyadi – Ketua Skema LSP EMI “Keselamatan berkendara sebagai aspek kunci bisnis logistik”, Radika Permana – Area Fleet Manager Wuling Kumala “Kendaraan listrik untuk logistik: ramah lingkungan dan efisien”, Naresh Kumar – CEO Kinovasi “Digitalisasi: kunci transformasi untuk perusahaan logistik”, Imanuel Hendarto – Executive Consultant Inoversi “Personal branding untuk perusahaan logistik”.

“Perayaan HUT NLC kali ini berbeda dengan sebelum-sebelumnya, dimana dulu lebih happy-happy dan sekarang lebih ke edukasi. Sementara untuk makna dari tema acara, NLC ingin menaikkan kelas secara bisnis para anggota. Karena sebenarnya adanya NLC memang untuk menjadikan UMKM logistik lebih profesional,”ucap Angga Purnama, Ketua Umum NLC. Ia menambahkan, tema diskusi yang diangkat memang menjadi isu di kalangan pelaku logistik. Misalnya, terkait pembayaran dari customer logistik yang memiliki potensi terlambat atau bahkan gagal bayar. Lewat diskusi ini diharapkan peserta yang hadir bisa tercerahkan dan menemukan jalan keluar.

 

 

“Kita tahu bersama bisnis logistik secara pembayaran dominan secara tempo yang lama. Jadi kalau misalkan tidak terbayar, pasti cash flow perusahaan terganggu. Untuk itu kita mengundang pengacara yang paham industri logistik, agar bisa mengedukasi cara menagih yang baik. Termasuk membuat klausul perjanjian yang tidak berpotensi merugikan,” ujarnya Menjawab hal tersebut, Tiffany Octaviana, Head of SME Bureau Credit Bureau Indonesia (CBI) hadir membahas solusi cerdas menjaga cashflow dengan tindakan preventif mengecek kredibilitas vendor atau klien melalui SME Berau. “Di industri logistik, verifikasi mitra usaha adalah langkah awal yang sangat penting. Banyak pengusaha yang mengalami masalah seperti keterlambatan pembayaran atau bahkan gagal bayar karena tidak melakukan pengecekan sejak awal. Jangan jalani bisnis berdasarkan potensi saja, percaya boleh tapi verifikasi wajib. Kalau potensial klien saja tidak mau memberikan datanya, lebih baik tidak usah bermitra atau jadi klien daripada gak bisa bayar.”

Ia menegaskan, CBI juga telah menyediakan dashboard terintegrasi yang dapat memeriksa rekam jejak keuangan calon mitra, yang kini digunakan lebih dari 150 institusi keuangan dan diakui Kementerian UMKM.

Bagikan

Bagaimana kami dapat membantu Anda?

Hubungi tim Business Development kami, untuk membantu Anda menemukan solusi yang tepat sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.